Home Seni dan Budaya Sanggar dari Lumajang dan Kediri meriahkan rangkaian Acara Jatim Art forum 2021

Sanggar dari Lumajang dan Kediri meriahkan rangkaian Acara Jatim Art forum 2021

by Redaksi
0 comment

Batu, Nusajawa.id – Sanggar “Diamond Performance Art” dari Lumajang dan Sanggar Ande-ande Lumut dari Kediri turut serta memeriahkan perhelatan Jatim Art forum 2021 yang diselenggarakan oleh Dewan Kesenian Jawa Timu di Kota Batu.

Sanggar Ande-ande Lumut dari Kediri menampilkann karya dengan judul “Sang Kirana”, karya ini menggambarkan salah satu cerita dalam ruang lingkup Panji. “SANG KIRANA” Jejak Langkah Putri Kediri menggambarkan kisah romantisme Dewi Candra Kirana dengan Raden Panji yang membuat iri dengki Wedal Werdi. Dengan kekuatannya, Wedal Werdi berhasil membuang dan memisahkan Candra Kirana dari Panji. Gejolak hati Candra Kirana saat mengetahui ia sudah terbuang dari keraton Jenggala, resah gundah dalam hatinya, terbayang Sang Panji di sampingnya. Dengan semangat dan tekad yang kuat Candra Kirana bangkit dan berjuang merebut kembali apa yang menjadi miliknya. Tari ini dipersembahkan dari Sanggar Andhe Andhe Lumut.

Penampilan berikutnya Sanggar Diamond Performance Art dengan dari Lumajang dengan karya berjudul “Gimeng Songkok” Karya tari Gimeng Songkok menggunakan koreografi kelompok karena menggunakan lebih dari satu penari, sehingga pola komposisi yang dapat dilakukan seperti serempak, seimbang, saling berbeda, berselang-seling, dan berturutan. Selain itu ada pola yang dapat dilakukan seperti berpindah tempat atau melintas ruang.

Dua karya tari ini ditampilkan dalam rangkaian pembukaan Jatim Art forum pada Selasa (9/11) malam di Studio Agropolitan TV kota Batu.

Menurut Siska Dona selaku Departemen Tari Dewan Kesenian Jawa Timur yang bertanggung jawab dalam pertunjukan, dua sanggar tari ini terpilih dalam proses seleksi karya yang ketat.

“Untuk diketahui Pada bulan Juni lalu Departemen tari telah melakukan seleksi karya yang melibatkan 24 sanggar dari berbagai daerah di Jawa Timur. Melalui proses seleksi karya yang ketat terpilihlah dua sanggar ini yang akhirnya dibina dan dampingi secara berkala untuk menampilkan karyanya dalam perhelatan Jatim Art forum 2021” ujar Dona

“Departemen Tari berharap bisa lebih banyak melakukan fasilitasi, pembinaan apresiasi terhadap sanggar tari, koreografer, penari dan guru tari agar karya-karya tari khas Jawa timur bisa dikenal secara luas” Pungkasnya (NJ/red)

You may also like

Leave a Comment