Home Bisnis dan Ekonomi Presiden Jokowi Minta BUMN dan Swasta Gandeng BUMDes

Presiden Jokowi Minta BUMN dan Swasta Gandeng BUMDes

by Redaksi
0 comment 3 menit read

Jakarta, Nusajawa.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) dan perusahaan swasta untuk menggandeng Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) dan BUM Desa Bersama dalam upaya pengembangan potensi desa. Jokowi tak ingin rakyat di desa jcuma jadi penonton, melihat hasil-hasil perkebunan atau hasil tambang melintas keluar dari daerahnya.

Jokowi mengingatkan, sudah saatnya rakyat bisa merasakan potensi ekonomi yang berasal dari desanya.

“Hasil-hasil perkebunan yang gede-gede rakyat hanya menonton, melihat tambang diambil keluar dari daerah, keluar dari desa, rakyat hanya menonton saja, libatkan. Nanti akan saya sampaikan secara tegas, libatkan BUMDes, BUM Desa Bersama dalam kegiatan-kegiatan BUMN dan perusahaan swasta,” kata Jokowi pada Peluncuran Sertifikat Badan Hukum BUM Desa dan Rakornas BUM Desa 2021 di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Senin, 20 Desember 2021.

Jokowi mengungkapkan, di masa pandemi ini, ekonomi pedesaan telah menjadi salah satu penyelamat di saat perekonomian di perkotaan terganggu.

“Dari pengalaman ini saya mengajak masyarakat untuk membangun dan menjadikan desa sebagai basis kegiatan ekonomi yang produktif,” ungkapnya.

Jokowi optimistus BUM Desa dan BUM Desa Bersama dapat memacu pertumbuhan usaha baru yang dibutuhkan masyarakat. Karena itu, ia berpesan agar lembaga ini tidak cuma menggarap hal-hal yang hanya untuk desa. BUM Desa harus punya visi besar yakni menjangkau pasar yang lebih besar, termasuk pasar ekspor

Selain itu, BUM Desa juga dapat mengembangkan hasil produksi pertanian dan hortikultura ke pasar internasional, seperti sebuah desa di Kalimantan Timur yang telah mengekspor lidi dari kelapa sawit dan nipah, serta arang kayu halaban.

“Ini bagus sekali bisa melompat. Kalau ini namanya melompat karena tidak hanya berjualan di desa itu, tidak berjualan untuk domestik tetapi sudah bisa masuk ke pasar ekspor dan sekarang ini peluang-peluang seperti itu sangat banyak sekali,” tutur Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi mengatakan pemerintah telah menyalurkan dana desa sebesar Rp 400,1 triliun sejak 2015 hingga saat ini. Ia pun mengingatkan agar penyaluran tersebut dapat dikelola dengan bijak dan tepat sasaran.

“Hati-hati pengelolaan Dana Desa yang jumlahnya tidak sedikit, jumlahnya sangat besar sekali, sekali lagi Rp 400,1 triliun itu duit gede sekali. Begitu salah sasaran, begitu tata kelolanya tidak baik bisa lari ke mana-mana. Ini perlu saya ingatkan,” tegasnya. (NJ/red)

You may also like

Leave a Comment