Home News NU dan Muhammadiyah Surabaya Sepakati Usulan Pencabutan PPKM Jelang Ramadan

NU dan Muhammadiyah Surabaya Sepakati Usulan Pencabutan PPKM Jelang Ramadan

by Redaksi
0 comment 1 menit read

Nusajawa.id – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, Jawa Timur, mendukung usulan yang disampaikan anggota DPR agar pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) menjelang Ramadan dan Idulfitri dicabut.

“Saya setuju tidak ada aturan PPKM, tetapi stakeholder (pemangku kepentingan, Red) harus punya komitmen yang sama untuk menyikapi situasi pandemi dengan arif dan bijaksana,” kata Ketua Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya Ahmad Muhibbin Zuhri di Surabaya, Jumat (04/03).

Sebelumnya anggota DPR Muhammad Sarmuji mengusulkan agar PPKM menjelang Ramadan dan Idulfitri dicabut. Pertimbangannya, pemerintah sudah berhasil mengatasi pandemi Covid-19 dan umat muslim bisa menjalankan ibadah puasa Ramadan lebih khusyuk dan tidak khawatir melanggar PPKM.

Meski demikian, Ahmad Muhibbin Zuhri menyatakan pihaknya juga tidak terlalu mengkhawatirkan PPKM selama Ramadan karena salat tetap dijalankan dengan menjaga jarak di tempat ibadah yang luas dan jemaah patuh memakai masker.

“Faktanya masing-masing tempat memiliki kearifan sendiri-sendiri. Ini sudah mengarah terciptanya normal baru. Masyarakat juga bisa memilih masjid mana saja yang tidak padat jemaahnya,” katanya.

Senada dengannya, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya Hamri Al Jauhari mengatakan pihaknya juga setuju dengan usulan pencabutan PPKM menjelang Ramadan dan Idulfitri. Pencabutan PPKM akan memberikan keleluasaan umat Islam melaksanakan ibadah Ramadan. Walaupun demikian, dia meminta umat Islam tetap harus mematuhi protokol kesehatan.

Pertimbangan lainnya, lanjut Hamri Al Jauhari, umat Islam bisa melaksanakan ibadah Ramadan dengan khusyuk tanpa rasa khawatir melanggar aturan PPKM. (NJ/red)

 

 

 

You may also like

Leave a Comment