Home Oase Mulai Longgarkan Protokol Covid-19, Arab Saudi Buka Pintu Untuk Jamaah Haji 2022

Mulai Longgarkan Protokol Covid-19, Arab Saudi Buka Pintu Untuk Jamaah Haji 2022

by Redaksi
0 comment 1 menit read

Nusajawa.id – Arab Saudi akan mulai membuka pintu bagi para jemaah haji dari seluruh dunia.  Adanya kelonggaran aturan ini, merupakan yang kebijakan pertama setelah dua tahun Arab Saudi membatasi jumlah jamaah haji. Dengan adanya hal tersebut, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi akan melakukan revisi kuota jemaah haji.

Setelah usai melakukan revisi, nantinya Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi akan mengirimkan data tersebut ke negara-negara jemaah haji. Sebelumnya, pemerintah Arab Saudi telah membuat aturan terkait pembatasan kuota haji pada tahun 2022.

Sesuai rencana, rangkaian ibadah haji akan mulai dibuka antara bulan Juni hingga Juli 2022.  Ibadah haji musim ini bertepatan dengan masuknya bulan Dzulhijjah dalam kalender islam.

Untuk diketahui Arab Saudi Juga telah mencabut sebagian besar pembatasan Covid-19. Pembatasan Covid-19 yang dicabut termasuk terkait jarak sosial di ruang publik dan aturan masuk pendatang dari luar negeri yang telah divaksinasi.

Dilansir Arab News, Minggu (06/03) pencabutan pembatasan Covid-19 ini dilakukan mulai Sabtu (05/03) lalu. Masyarakat di seluruh Arab Saudi juga tidak lagi diwajibkan menggunakan masker di luar ruangan.

Diberitakan Saudi Press Agency, aturan jaga jarak di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi serta masjid lainnya di Arab Saudi kini telah dicabut. Namun jamaah masih harus menggunakan masker saat beribadah di masjid.

Arab Saudi juga tidak lagi mewajibkan para pelancong untuk menjalani karantina Covid-19 saat tiba di negara tersebut. Mereka tidak perlu lagi menyertakan hasil tes PCR pada saat kedatangan.

Adapun semua kedatangan dengan visa kunjungan dalam bentuk apa pun diharuskan untuk memiliki asuransi, yang mencakup biaya perawatan jika terinfeksi virus corona.

Meski ada pelonggaran, otoritas Saudi menekankan pentingnya vaksinasi, termasuk vaksin booster, dan melakukan verifikasi status kesehatan pada aplikasi “Tawakkalna” untuk memasuki berbagai fasilitas publik di Arab Saudi. (NJ/red)

 

You may also like

Leave a Comment