Kegiatan ini dalam rangka memeriahkan Harlah ke-60 Lesbumi yang jatuh tiap tanggal 28 Maret.

Menurut Ketua PW Lesbumi NU Jatim Nonot Sukrasmono, 55 tahun, perayaan Harlah ke-60 Lesbumi di Jatim ini, akan menampilkan sejumlah kesenian dari para Nahdliyin di Jatim.

“Rencananya kami akan menampilkan musikalisasi puisi, kasidah, rebana, macapat, festival Hadrah dan Banjari dan banyak lagi,” kata bapak empat anak yang sehari-harinya Guru Seni di SMA 1 Taman Sidoarjo ini.

Dijelaskan Ki Nonot, Jatim dikenal sebagai gudangnya seni Islami, utamanya sastra, seni rupa, seni musik dan seni tradisi. “Saat ini anggota PW Lesbumi NU Jatim sekitar 500-an seniman Nahdliyin, tersebar di 43 cabang se-Jatim,” jelasnya.

PW Lesbumi NU Jatim terbentuk tahun 2002, setelah Muktamar di Kediri. “Namun waktu itu namanya masih LSBNU (Lembaga Seni Budaya NU), ketika muktamar di Krapyak berubah jadi Lesbumi sampai sekarang, ” kata Ki Nonot yang didapuk memimpin PW Lesbumi NU Jatim sejak 2002 hingga sekarang, atas penunjukan dari PW NU Jatim.

Nonot yang sehari-harinya tinggal di Perumahan Villa Jasmin 2, Sumberejo, Wonoayu, Sidoarjo ini. juga dikenal sebagai pelukis yang juga Presedium Dewan Kesenian Jawa Timur. (NJ/red)