Home Pendidikan Kemendag Buka 55 Beasiswa Pendidikan di Akademi Metrologi dan Instrumentasi

Kemendag Buka 55 Beasiswa Pendidikan di Akademi Metrologi dan Instrumentasi

by Redaksi
0 comment
Kemendag Buka 55 Beasiswa Pendidikan di Akademi Metrologi dan Instrumentasi

Nusajawa.id – Kementerian Pedagangan (Kemendag) membuka beasiswa untuk 55 mahasiswa baru di Akademi Metrologi dan Instrumentasi (Akmet), Program Studi D-III  Metrologi dan  Instrumentasi  (non-ikatan dinas).

Perguruan tinggi  naungan Kementerian Perdagangan itu menerima 55 mahasiswa baru dan membuka kesempatan bagi calon  mahasiswa yang  mendapat  rekomendasi dari  dinas yang  membidangi perdagangan kabupaten/kota di seluruh Indonesia untuk mendaftar melalui jalur kerja sama.

“Program penerimaan  mahasiswa baru (PMB) ini memberikan beasiswa biaya pendidikan selama enam semester kepada 55  mahasiswa baru. Artinya, mahasiswa Akmet dibebaskan  dari uang pendaftaran, uang pangkal, dan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP),” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Suhanto, Minggu (24/04).

Jalur kerja sama terdiri dari dua jenis, yaitu dengan tes dan undangan. Jalur kerja sama dengan tes diperuntukkan bagi calon mahasiswa yang mendapat rekomendasi dari dinas yang membidangi perdagangan dengan mengikuti serangkaian tes sebagai faktor penentu kelulusan seleksi PMB.

Sementara itu, jalur kerja sama dengan undangan diperuntukkan bagi siswa-siswi SMA/MA/SMK dari daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T) yang berasal dari 62 kabupaten yang mendapat rekomendasi dari dinas yang membidangi perdagangan.

Kategori daerah 3T sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2020 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2020-2024. Pendaftar pada jalur undangan hanya mengikuti psikotes dan wawancara sebagai faktor penentu kelulusan seleksi PMB.

Suhanto mengungkapkan, Akmet mengusung misi menyelenggarakan pendidikan tinggi yang berkualitas untuk mencetak sumber daya manusia yang profesional dan mampu mengikuti perkembangan mutakhir di bidang metrologi dan instrumentasi. Dengan moral dan integritas tinggi, program ini mendidik para mahasiswa untuk mampu menerapkan pengetahuan kemetrologian, memecahkan persoalan dalam praktik-praktik kemetrologian, memanfaatkan teknologi dalam menunjang tugas-tugas kemetrologian, serta mampu mengikuti perkembangan metrologi legal dan teknologi lain yang menunjang tugas-tugas kemetrologian.

“Selain diajarkan ilmu metrologi, mahasiswa juga dibekali dengan ilmu instrumentasi sehingga memiliki kemampuan yang baik dalam beradaptasi dengan kemajuan alat ukur. Akmet diharapkan menjadi faktor kunci dalam upaya peningkatan daya saing dan martabat bangsa Indonesia,” terang Suhanto.

Ia menambahkan, pendaftaran Akmet telah dibuka 29 Maret-23 Mei 2022. “Seleksi administrasi akan dilangsungkan pada 24-30 Mei 2022. Pengumuman hasil seleksi administrasi diagendakan pada 31 Mei 2022 mendatang dan dapat diakses di situs web http://akmet.kemendag.go.id,” ungkap Suhanto.

Pendaftaran diawali dengan membuat akun di laman resmi Akmet dan menerima email konfirmasi pendaftaran. Selanjutnya, pendaftar login di laman resmi Akmet dan mulai mengunggah berkas pendaftaran, mengisi formulir pra-wawancara, dan menunggu munculnya notifikasi “Registrasi Selesai”.

Saat ini lulusan Akmet telah banyak terserap di Direktorat Metrologi Kementerian Perdagangan dan Unit Metrologi Legal (UML) daerah, seperti Kota Tangerang, Kabupaten Karawang, Kota Depok, Kabupaten Jepara, Kota Malang, Kabupaten Landak, Kabupaten Musi Banyuasin, Kota Batu, Kabupaten Purwakarta, DKI Jakarta, dan UML lainnya. (NJ/red)

You may also like

Leave a Comment