Home Politik dan Pemerintahan Ini Alasan NATO Turunkan Pasukan NRF dan Jet Tempur Saat Rusia Invasi Ukraina

Ini Alasan NATO Turunkan Pasukan NRF dan Jet Tempur Saat Rusia Invasi Ukraina

by Redaksi
0 comment 1 menit read

Nusajawa.id – Juru bicara Pentagon, John Kirby mengungkapkan bahwa pasukan NATO dan jet tempur yang dikerahkan merupakan bentuk pertahanan dari invasi Rusia ke Ukraina.

John Kirby mengatakan pertahanan tersebut dilakukan untuk wilayah anggota NATO. Seperti yang diketahui Ukraina bukanlah anggota NATO.

Diturunkannya Pasukan Respons NATO (NRF) sebagai bentuk perlindungan negara anggota NATO dan tidak untuk terlibat dalam pertempuran Ukraina dan Rusia.

“Kami akan melakukan apa yang perlu kami lakukan untuk mempertahankan setiap inci wilayah NATO,” jelas juru bicara Pentagon, John Kirby.

Pemicu diaktifkannya NRF adalah invasi pelanggaran hukum oleh Rusia ke Ukraina.

Pihaknya telah membuat rencana pertahanan dengan mengerahkan pasukan Respons NATO (NRF) di darat, laut, maupun udara.

“Kemarin, sekutu mengaktifkan rencana pertahanan kami dan sebagai hasilnya, kami mengerahkan elemen Pasukan Respons NATO (NRF) di darat, di laut, dan di udara untuk lebih memperkuat postur kami dan untuk merespons dengan cepat segala kemungkinan,” jelas Kepala NATO, Jens Stoltenberg yang dikutip redaksi nusajawa.id di AFP pada Sabtu (26/02).

Hal tersebut dilakukan untuk mencegah peperangan semakin meluas hingga ke negara sekutu NATO.

“Ini untuk menjaga perdamaian guna mencegah serangan dan mencegah perang yang sedang berlangsung di Ukraina meluas ke negara sekutu NATO mana pun,” katanya.

Juru bicara Pentagon, John Kirby mengatakan Amerika Serikat siap berdiri di depan dengan membawa pasukan sebanyak mungkin.

“Apa pun persyaratan itu … Amerika Serikat siap untuk condong ke depan sebanyak mungkin,” ujar Kirby. (NJ/red)

 

You may also like

Leave a Comment