Home Politik dan Pemerintahan Gelar Forum Konsultasi Bersama Stakeholder, KPU Jatim Lakukan Pemuktakhiran Data Pemilih Berkelanjutan

Gelar Forum Konsultasi Bersama Stakeholder, KPU Jatim Lakukan Pemuktakhiran Data Pemilih Berkelanjutan

by Redaksi
0 comment

Surabaya, Nusajawa.id – Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) menggelar forum Konsultasi Publik Penyusunan Standar Pelayanan Pemutakhiran data Pemilih Berkelanjutan, Rabu (03/08) sore. Dengan mengundang berbagai stakeholder, forum ini dilakukan guna menyusun standar pelayanan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan.

Sekretaris KPU Jatim Nanik Karsini menjelaskan, forum ini juga menjadi diantara tindaklanjut setelah KPU Jatim ditunjuk Kementerian PANRB sebagai lokus pemantauan dan evaluasi kinerja penyelenggaraan pelayanan publik pada tingkat kementerian/lembaga.  “KPU Jatim perlu melaksanakan forum konsultasi publik ini untuk mendapatkan masukan,” kata Nanik Karsini dalam keterangan tertulisnya, Kamis (04/08).

Beberapa pihak yang mengikuti forum itu antara lain Bawaslu, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan. Kemudian Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Dewan Pendidikan, Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Pemprov Jatim. Selain itu, perwakilan dari Kepolisian Daerah, Pangdam V Brawijaya, Kanwil Bea Cukai Jatim I, KPU Kota Surabaya, akademisi serta berbagai pihak terkait. Lalu hadir dari jajaran Komisioner KPU Jatim yakni Ketua Choirul Anam serta Rochani dan Nurul Amalia.

Menurut Karsini, hasil penyusunan standar pelayanan ini bakal menjadi panduan dengan harapan dapat meningkatkan pelayanan publik KPU Jatim. “Peningkatan kualitas pelayanan publik ini sekaligus menjadi bukti keseriusan kami dalam menyiapkan penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2024,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua KPU Jatim Choirul Anam mengungkapkan, salah satu pelayanan yang harus dilakukan pihaknya memang pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. “Berpedoman pada UU Nomor 7 Tahun 2017, pemutakhiran data pemilih tidak lagi dilakukan secara periodik hanya pada tahapan saja. Akan tetapi pemutakhiran data pemilih dilakukan secara terus-menerus atau berkelanjutan,” jelasnya.

Menurutnya, diantara upaya KPU untuk memiliki data pemilih yang akurat adalah dengan adanya aplikasi lindungihakmu. Aplikasi berbasis online ini juga memungkinkan masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam memutakhirkan data pemilih. (NJ/red)

You may also like

Leave a Comment