Home Bisnis dan Ekonomi Dukung Ketahanan Pangan, Jokowi Resmikan Dua Bendungan di Jawa Timur

Dukung Ketahanan Pangan, Jokowi Resmikan Dua Bendungan di Jawa Timur

by Redaksi
0 comment 4 menit read

Trenggalek, NusaJawa.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan dua bendungan di Jawa Timur yakni Bendungan Tugu di Kabupaten Trenggalek dan Bendungan Gongseng di Kabupaten Bojonegoro secara sekaligus. Peresmian itu digelar di Bendungan Tugu, Trenggalek, Selasa (30/11).

“Pagi hari ini alhamdulillah kita mendapatkan tambahan dua bendungan besar lagi di Provinsi Jawa Timur yakni Bendungan Gongseng di Bojonegoro dan Bendungan Tugu di Kabupaten Trenggalek. Keduanya telah siap untuk dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan kita,” ujar Jokowi dalam sambutannya.

Bendungan Tugu yang memiliki kapasitas tampung hingga 12 juta meter kubik dibangun dengan biaya Rp 1,69 triliun dan diharapkan akan memberikan manfaat irigasi seluas 1.250 hektare. Selain itu, Bendungan Tugu juga bermanfaat bagi penyediaan air baku 12 liter per detik bagi 17.280 masyarakat di Trenggalek, potensi listrik sebanyak 0,4 megawatt, hingga reduksi banjir sebanyak 25 persen dari luas genangan terdampak.

Sementara itu, Bendungan Gongseng yang dibangun pada 2013-2021 memiliki daya tampung 22 juta meter kubik dengan luas genangan 390,6 hektare dan diharapkan bisa mengairi lahan seluas 6.200 hektare. Selain itu, Bendungan Gongseng juga memiliki manfaat penyediaan air baku 300 liter per detik bagi 120 ribu jiwa, dan reduksi banjir hingga 45 persen.

“Kita harapkan dengan tambahan dua bendungan ini aktivitas pertanian masyarakat akan makin meningkat, petani makin produktif, lebih sering bisa menanam dan panen sehingga kita harapkan pendapatannya meningkat,” tandas Jokowi.

Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Jarot Widyoko menyampaikan, manfaat irigasi dari Bendungan Tugu diharapkan bisa meningkatkan intensifikasi pertanian dari 160 persen menjadi 270 persen. Adapun manfaat irigasi dari Bendungan Gongseng bisa meningkatkan intensifikasi pertanian dari 197 persen menjadi 268 persen.

“Misalnya jika tadinya padi-palawija-palawija, sekarang bisa menjadi padi-padi-palawija. Malah kemarin Ibu Bupati menyampaikan ini peningkatannya bisa sangat signifikan dari 190-an menjadi 268 (persen),” ungkap Jarot.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam acara peresmian tersebut yaitu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, dan Bupati Bojonegoro Anna Muawanah. (NJ/***)

You may also like

Leave a Comment