Home Pendidikan 3 Mahasiswa UPN Veteran Jatim Luncurkan Virtual Tour 360 Bertajuk ”Sambang-Sambung”

3 Mahasiswa UPN Veteran Jatim Luncurkan Virtual Tour 360 Bertajuk ”Sambang-Sambung”

by Redaksi
0 comment

Surabaya, NusaJawa.id – 3 Mahasiswa UPN “Veteran” Jawa Timur menggelar peluncuran perdana Virtual Tour 360 Desa Tegaren. Kegiatan ini adalah hasil kerjasama dengan Simvoni Indonesia dan Kelompok 84 Peserta Innovillage, serta didukung oleh BUMN, Innovillage, Telkom Indonesia, Telkom University, dan Pemerintah Desa Tegaren Kabupaten Trenggalek. Kepala desa Tegaren dan Ketua Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Trenggalek turut hadir dalam acara yang digelar secara daring pada Minggu (21/11)

Meski dalam era pandemi, semangat dalam membantu masyarakat dalam mengembangkan perekonomian tidak pernah surut. Acara ini merupakan luaran dari program Innovillage, kompetisi sociopreneurship di bidang teknologi digital berorientasi pada Social Development Goals (SDGs). 120 Kelompok terpilih berhasil mendapatkan bantuan pendanaan untuk mewujudkan proposal yang sebelumnya telah lolos seleksi.

Projek ini dalam skala besar bernama “Sambang-Sambung”, yang merupakan kepariwisataan berkelanjutan. Sambang berarti berkunjung, dan sambung berarti menyambung. Sambang Sambung diharap mampu menghubungkan wisatawan dan kepariwisataan secara mendalam dan melekat. Sehingga dari proses tersebut akan dihasilkan sebuah nilai yang utama, yakni keintiman manusia dengan bumi yang dipijaknya. Dilaksanakan oleh 3 mahasiswa Hubungan Internasional dari UPN “Veteran” Jawa Timur, Pujana Anggresta, Tharik Khaikal, Wulan Anggit Utami, dan Praja Firdaus Sebagai Pembina. Mitra utama dalam pengoperasian teknis ada Tri Lathif Mardiyono dan Deval dari Simvoni Indonesia.

Ketua Kelompok 84, Pujana Anggresta menyampaikan “Dari awal kami berkomitmen mempersembahkan media untuk membantu mempromosikan Desa Tegaren, awalnya ide ini muncul di tengah perbincangan teman-teman saja. Kami ingin ada sarana yang mampu mengenalkan desa-desa yang sedang merintis pariwisata dalam bentuk Virtual Tour 360. Tentu saja anggaran menjadi kendala terbesar kami. Saat itu ada yang mengirimkan poster kompetisi yang diadakan Innovillage dan akhirnya kami mencoba mengirim proposal, ternyata proposal yang kami ajukan lolos” jelas Puja.

Anggota Kelompok 84, Wulan Anggit turut menambahkan cerita dari sisi keberlanjutan. Meski peluncuran Virtual Tour 360 ini berfokus pada satu desa saja, namun tidak menutup kemungkinan bahwa di masa depan akan ada Virtual Tour 360 desa lainnya.

“Saat ini campaign yang kita bawa adalah #BeforeYouGo, maksudnya kami tidak hanya mengajak peserta untuk menyaksikan Virtual Tour 360 saja, namun ini merupakan bentuk persiapan sebelum mereka pergi langsung ke desa Tegaren. Perbedaannya dengan foto atau video biasa adalah Virtual Tour 360 akan didampingi oleh pemandu wisata. Kami melibatkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tegaren sebagai pemandu utama” ujar Wulan.

Secara teknis, sebagai mitra, Pendiri Simvoni Indonesia, Tri Lathif memaparkan diskusi yang menarik “Secara teknis jelas ini lebih menantang, karena sebelumnya Simvoni berfokus pada Virtual Tour 360 dari museum. Sedangkan saat berkolaborasi dengan tim, kami dihadapkan jalan yang mendaki dan secara wilaya lebih luas daripada yang kita kerjakan biasanya. Tapi, yang saya kaget penduduk Tegaren cukup terbuka dengan wisatawan baru, kami disambut dengan hangat di sana. Di Tegaren sendiri mempunyai pesona alam yang masih murni dan tidak dapat diakses oleh kamera 360 kami, sehingga kami memanggil teman-teman setelah melihat virtual ini untuk lebih penasaran dan ingin pergi ke Tegaren”

Menurut Sunyonto, selaku Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Trenggalek “Kami sependapat dengan ide yang teman-teman usung, bahwa saat ini eranya adalah digital. Sehingga promosi dan pemasaran sangat strategis berbasis digital. Kami juga berharap di masa depan dapat berkolaborasi, karena kami juga sedang mengerjakan 34 desa lain yang sedang mengembangkan pariwisatanya.”

Ucapan terima kasih tidak luput diucapkan oleh Kepala Desa Tegaren, Heri Supriyanto “Tegaren termasuk 35 desa yang mendapat dukungan Pak Bupati untuk dikembangkan wisatanya. Saya ucapkan terima kasih kepada adik-adik yang telah membantu dan berkontribusi dalam mempromosikan wisata kami. Awalnya, kami hanya mengenalkan wisata dari mulut ke mulut, dari desa ke kabupaten/kota tetangga saja. Saya percaya bahwa adanya Virtual Tour 360 ini dapat membantu promosi desa Tegaren sebagai tempat wisata tidak hanya kepada warga di sekitar Trenggalek saya, tapi juga kepada warga kota-kota besar.” (NJ/ayn)

 

 

 

 

 

 

 

You may also like

Leave a Comment